Sabang
Breakdown 2 dimensi
Skor 0–100, komparatif antar 23 wilayah. Indeks AIM = rata-rata geometrik keduanya (bobot 50/50).
Indikator vs rata-rata provinsi
Bar = posisi wilayah pada rentang 23 kab/kota. Garis ┃ = rata-rata provinsi.
Kondisi Ketimpangan Sabang 2025
Sabang mencatat Indeks AIM sebesar 51.6 pada 2025, menempatkannya di peringkat 5 dari 23 kabupaten dan kota di Provinsi Aceh. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sabang sebesar 80.04 mencerminkan kondisi pendidikan, kesehatan, dan daya beli warga secara agregat.
Garis Kemiskinan Sabang tercatat Rp 736.956 per kapita per bulan berdasarkan data BPS Aceh 2025. Dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) sebesar Rp 3.685.616, ruang ekonomi warga yang bekerja dengan UMK adalah Rp 2.948.660 per bulan setelah kebutuhan dasar.
Standar jeulamee (mahar pernikahan adat) di Sabang adalah 15 mayam, setara Rp 129.870.000 pada harga emas hari ini. Data ini merupakan indikator beban ekonomi kultural yang unik dan hanya tersedia di AIM.
Data selengkapnya tentang ketimpangan Sabang tersedia dalam format Excel dan CSV di Katalog Data AIM, siap olah untuk analisis menggunakan Stata, R, atau SPSS.
Data bersumber dari BPS Aceh (2023–2025). Data jeulamee bersumber dari kompilasi adat setempat dan masih dalam proses verifikasi per kabupaten. UMK bersumber dari SK Gubernur Aceh 2025. Indeks AIM bersifat komparatif antar wilayah, bukan pengukuran absolut.